Gelar Akademik – S. T
Sarjana Teknik
Jumlah Kredit – 144 SKS
Masa Studi – 3,5 – 4 Tahun
Konsentrasi otomasi industri, pada prodi teknik elektro mempelajari Industrial Internet of Things (IIoT), dimana masih sedikit perguruan tinggi yang mengajarkan mata kuliah tersebut. Mata kuliah ini memberikan pengetahuan bagaimana membuat Device Internet of Things (IoT) yang compatible dengan jaringan industry, sehingga akan memudahkan integrasi dengan jaringan yang sudah established di industri, selain itu pada Mata Kuliah ini diajarkan juga bagaimana mebuat Device IIoT yang berstandart Industri.
Konsentrasi sistem tenaga listrik, sistem senaga listrik mempelajari persoalan pembangkitan (generation), transmisi (transmission) dan distribusi (distribution) listrik, serta desain berbagai peralatan yang terkait seperti berbagai jenis transformator (transformers), electric generators, electric motors, teknik tegangan tinggi (high voltage engineering) dan elektronika daya (power electronics). Selain itu juga akan mendalami metode pembangkit listrik dengan sumber energi baru terbarukan, metode penyimpanan energi, dan metode kontrol hemat energi.
Perekayasa atau profesional yang mampu menerapkan pengetahuan tentang prinsip-prinsip teknik elektro yang menjadi landasan praktik baik yang spesifik dalam yurisdiksi yang berlaku serta mendefinisikan, menyelidiki, dan menganalisis masalah teknik elektro yang kompleks menggunakan data dan teknologi informasi yang sesuai.
Perekayasa atau profesional yang mampu merancang atau mengembangkan solusi untuk masalah mekatronika yang kompleks berupa inovasi teknologi elektronik, robotika dengan mempertimbangkan pemanfaatan AI dan pemanfaatan internet of things.
Perekayasa atau profesional yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik, standar etika dan integritas yang tinggi, dan pembelajaran sepanjang hayat untuk mempertahankan keunggulan dalam inovasi.
Perekayasa atau profesional yang mampu melakukan perancangan, pelaksanaan / operasi, pengawasan dan penjagaan tingkat layanan dari Sistem Otomasi Industri dengan memperhatikan syarat teknis terkait keamanan sistem otomasi, keselamatan pengguna dan aspek lingkungan sehingga mampu menyelesaikan permasalahan terkait bidang sistem otomasi industri
Technopreneur yang mampu mengembangkan konsep bidang Teknik Elektro yang memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi peluang bisnis, mengembangkan solusi inovatif, dan memimpin usaha teknologi baru.